Yogyakarta (MAN 1 Yogyakarta) - Dua siswa MAN 1 Yogyakarta, Muhammad Farrel Rizky dan Nabielah Nihlatul Maula dari kelas XI F, baru saja meraih gold medal dalam International Science Project Competition yang diselenggarakan oleh International Youth Scientist Association (IYSA) di Universitas Dian Nuswantoro Semarang pada (26-28/8-2025). Kompetisi ini diikuti oleh siswa sekolah menengah dan perguruan tinggi dari berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, Korea Selatan, Puerto Rico, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Meksiko.
Farrel dan Nabielah berpartisipasi dalam kompetisi ini dengan proyek penelitian teknologi robotik dan kesehatan yang diberi nama "GLUCOSENSE", sebuah alat pendeteksi gula darah untuk screening awal guna menghindari penyakit hipoglikemia pada remaja. Proses pembuatan alat ini melibatkan beberapa tahap, termasuk perancangan flowchart, perakitan unit sensor wearable dan guiding robot, serta konfigurasi komunikasi ESP-NOW dan mode luring dan daring untuk pemrosesan data dan peringatan waktu nyata.
Kedua murid dari MAN 1 Yogyakarta ini dibimbing oleh Risetnesia dan berlatih intensif untuk presentasi dan kerja sama tim. Mereka berdua berharap pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk tidak takut mencoba hal-hal baru dan mengembangkan keterampilan dalam penelitian dan presentasi.
Menurut Farrel, lomba ini menjadi salah satu pengalaman berharga bagi mereka dan menambah pengetahuan serta keterampilan dalam menyusun makalah, melakukan penelitian, dan mempresentasikan penelitian dalam Bahasa Inggris. Apalagi penelitian mereka ini tergolong inovasi baru sehingga kedua murid MAN 1 Yogyakarta ini harus mempelajari banyak hal baru juga, termasuk menemukan sensor yang cocok untuk mendeteksi glukosa dalam darah.
Edi Triyanto, S.Ag., S.Pd., M.Pd. Kepala MAN 1 Yogyakarta dalam apresiasinya menyampaikan ; “Kami sangat bangga atas prestasi kedua murid kami dalam ajang International Science Project Competition, sebuah ajang lomba yang bertaraf internasional ini. Dengan perolehan gold medal dan sertifikat ini, Farrel dan Nabielah membuktikan bahwa siswa MAN 1 Yogyakarta memiliki potensi besar dalam bidang sains dan teknologi. Semoga prestasi mereka dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berinovasi dan berprestasi,” demikian ungkap Kepala MAN 1 Yogyakarta. (wk)